Sunday, July 7, 2013

Khayalan Pagiku


Di dalam kamar tanpa cahaya. Aku berbaring sembari memejamkan mata. Kucoba menggerakkan bola mataku ke kiri dan ke kanan, ke atas dan ke bawah. Aku menikmati suasana gelap itu.

Dalam gelap. Aku mencoba menyusuri kembali jalan-jalan berkerikil, yang dulu pernah aku lalui. Satu per satu jalannya kini cantik, semakin cantik karena bunga aneka warna yang tumbuh menghiasi pinggirnya. Tapi juga masih ada yang berkerikil, bahkan di jalan itu banyak duri yang siap menusuki kaki.

Beberapa lama kemudian, langkahku mulai terhenti-henti. Aku merasakan ada nyeri yang tidak ku mengerti dimana tempatnya. Aku melangkah lagi nyeri itu semakin terasa. Aku menghentikan langkah, duduk dan menghela nafas panjang.

Aku angkat kakiku, tapaknya pun kulihat. Dan .. Ya Allah .. Ternyata di tapak kakiku penuh duri. Tapi, entah itu duri apa ?

Aku cabut duri itu satu satu. Dan bibirku pun tak mampu menahan untuk tidak memekik. Auuuuwwww .. sakiiittt.


Butir-butir bening membasahi pipiku. Aku menyekanya, dan aku bangkit sambil tersenyum.

Akhhh .. Sialaaannn .. Hari ini khayalan pagiku terlalu lama .. Hehehe

Saturday, July 6, 2013

Kata Yang Terekam

Adam : Ma, apa itu "tewas" ?
Mama : Mati
Adam : Ma, tadi bilang "cedera". Apa cedera ?
Mama : Hmmmm (mikir sinonimnya) ... Luka-luka
Adam : Ohhh .. Robek. Mama lama sekali bilangnya.
Mama : Mama lupa.
Adam : Bukan ndak tahu kan ?
Mama : %^*&^&%&$% Hmmm ishh ..

Di lain waktu Adam pun merekam pembicaraan yang lain

Adam : Ma, Morsi kenapa "jatuh".
Mama : Kok, jatuh seh.
Adam : Kan mama ada bicara-bicara begitu sama Ayah
Mama : Ohhh itu ,,,,*belum sempat jawab, bingung mau bilang apa seh*
Adam : Ma, kenapa orang Mesir kasi jatuh Morsi kan kita sudah mau puasa, Ramadhan kareemm .. !!!
Mama : Berdoa ya, Nak. Biar Mesir aman. Okay
Adam : Okay, biar kita enak puasanya kan ?
Mama : *^*%&&$%# .. *gak jawab lagi deh, gak habis ini pertanyaan*