![]() |
| Bapak Andrie Wongso |
Pernahkah dalam sebuah organisasi, Anda menemukan seseorang yang merasa
paling hebat, merasa paling banyak memberikan kontribusi, merasa
dirinya menjadi tulang punggung organisasi, dan seolah-olah bila tidak
ada dia, maka roda bisnis perusahaan akan berhenti, merasa paling tahu
segalanya sampai-sampai mengatakan saya tidak perlu lagi belajar?
Dalam pengalaman memberikan training bagi sebagian perusahaan, saya kerap menerima sharing dari
peserta yang mengatakan mereka kerap menemukan orang-orang dengan tipe
yang diatas. Bahkan ada yang mengatakan mengatasi karyawan yang
kompetensinya kurang dan mau belajar masih jauh lebih mudah dibandingkan
mengatasi karyawan yang kompetensinya baik tetapi merasa sombong dan
menyepelekan aspek pengembangan diri.
Melakoni peran sebagai seorang fasilitator dan trainer pengembangan
diri, saya pernah mendengar salah satu pesan yang selalu saya ingat
yaitu “Kamu harus terus belajar” Belajar tidak semata-mata dari
buku, melainkan mau belajar dari orang lain. Prinsip ini yang mendasari
perjalanan saya sebagai seorang trainer. Saya belajar banyak dari
peserta saya setiap kali sesi dalam kelas.
